11 Mei 2021

Cara Membedakan Kapsul Buah Makassar Asli dan Palsu

Kamu pengguna kapsul Buah Makassar? Sudah tahu belum kalau ada yang palsu? Bisa nggak kamu membedakannya?

Nah, kapan hari aku kan beli di tempat baru karena di tempat biasa habis dan sudah lama tidak berjualan. Aku gambling nih ceritanya karena harga di tempat baru murah banget, apalagi online, aku nggak tahu ori nggaknya. Tapi ibu sempat bilang gpp, kalo nggak ori ya nggak diminum atau dibuat percobaan aja dan dihentikan kalau nggak cocok. Akhirnya beli deh.

Entah intuisi, blink, atau apa namanya, waktu produknya benar-benar datang, kami merasa ada yang janggal. Sepintas aku merasa penampakannya kok lebih burem dan beda pegangannya.

Ternyata ibu pun merasakan hal yang sama. Bedanya, ibu merasa isinya cuma sedikit.

Lalu ibu membandingkan dengan produk dari toko yang biasa dibeli karena stoknya sudah ada lagi, dan benar feeling kami.

Aku nggak tahu apa itu namanya intuisi karena feeling itu ada karena ada pembandingnya. Kami sudah pernah mengindera produk sebelumnya.

Oke, langsung saja ya ini bedanya:


Buah Makassar asli/original:

1. Ukurannya lebih kecil, pxlxt = 6,5 cm x 6 cm x 6,5 cm,



2. Hologram perekat tutup atas dan depannya ada tulisan "ORIGINAL"-nya (besar) dan "ASLI" (kecil)



3. Pada seluruh sisi kemasan/dusnya itu penuh dengan hologram bertuliskan "ORIGINAL"

4. Sachet di dalamnya juga full hologram bertuliskan "ORIGINAL"



5. Kapsulnya berwarna merah dan putih





6. Cara menulis expired date-nya seperti ini:



7. Warna dusnya lebih gelap

8. Harganya jauh lebih mahal


Sekarang yang palsu ya:

1. Ukurannya lebih besar, pxlxt = 7,5cm x 6,5cm x 7cm



2. Hologram perekat tutup atas dan depannya ada tulisan "AM" (besar) dan "ASLI" (kecil)




3. Pada seluruh sisi dusnya tidak ada hologramnya

4. Sachet di dalamnya tidak ada hologramnya, tapi ada tulisan "original"-nya.




5. Kapsulnya berwarna merah dan putih (sama)


6. Cara menulis expired date-nya seperti ini:



7. Warna dusnya lebih terang


8. Harganya jauh lebih murah (tapi nggak jaminan ya, bisa aja dimahalin kalo mau)


Nah, itu ya bedanya. Hati-hati, kita beli kan ingin sehat, jangan sampai malah jadi sakit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.