24 Februari 2020

Pentingnya Kejelasan Pesan dalam Mencapai Tujuan Kerelawanan


Sudah sunatullah, selagi masih hidup, setiap manusia akan mendapat jatah musibah; entah kapan, berapa lama, berupa apa, dalam lingkup apa, dan seberapa kadarnya. Namun, apapun musibah yang dialami, ia bukan untuk dibandingkan, melainkan diatasi. Setiap manusia berjuang, dan perjuangan mereka tidak selalu kita ketahui.

Beruntung kita tak selalu mengalami musibah bersamaan. Saat sebagian orang tertimpa musibah, sebagian lainnya tidak; saat sebagian orang musibahnya sedang besar-besarnya, sebagian yang lain musibahnya sudah mengecil atau menghilang; saat sebagian orang sedang susah, sebagian yang lain sedang lapang, dan semacam itu. Meskipun demikian, ada juga orang yang sama-sama sedang kesusahan namun tetap berusaha membantu.

Orang-orang mengartikan keikhlasan sebagai tidak mengharapkan balasan, pujian, atau penghargaan. Dan memang, seperti kata psikolog Dedy Susanto, keinginan atau harapan untuk dihargai adalah penyebab utama ketidakbahagiaan. Beberapa orang masih mengeluhkan sulitnya menerapkan keikhlasan, sebagian lagi mungkin berpikir tak masalah bila tidak dipuji, dibalas, atau dihargai, tetapi bila dihina atau diperlakukan buruk setelah mereka berusaha baik itu lain lagi.Tidak dipuji bernilai nol, tidak dibalas juga nol, tetapi dibalas dengan keburukan menjadi minus nilainya.
Saya percaya masih banyak orang baik di dunia ini. Bila mendengar ada orang yang tertimpa musibah, mereka ingin membantu sebisanya dengan harta, pikiran, tenaga, jiwa, dan apapun yang mereka punya. Kadang mereka bergerak sendiri, kadang juga bergabung dengan suatu kelompok, komunitas, atau organisasi, yaitu sebagai relawan atau volunteer.

Masalah timbul ketika niat atau aksi baik kita sebagai relawan tidak sesuai  realita di lapangan, yaitu ketika:
1.    Keahlian atau pemberian kita tidak sesuai dengan kebutuhan atau harapan panitia dan korban bencana,
2.    Orang dengan keahlian atau kualifikasi yang dibutuhkan sedang tidak ada yang mau/bisa membantu.
3.    Relawan dengan keahlian atau kualifikasi yang dibutuhkan ada tetapi jumlahnya masih kurang.

Panitia dan para korban mungkin akan kesal karena bantuan tidak tepat sasaran; baik itu berupa relawan yang malah menyusahkan atau karena barang bantuan yang malah menjadi sampah atau beban. Begitupun para relawan, mungkin sama kesalnya karena tindakan dan pemberiannya tidak dihargai atau direspon dengan memuaskan. Padahal, belum tentu mereka yang menyumbang itu hanya berniat membuang barang atau memberi asal-asalan. Belum tentu pula mereka yang bergabung menjadi relawan itu ingin tampak hebat, terkenal, atau jadi pahlawan. Juga, belum tentu mereka tidak cakap untuk menjadi relawan, mungkin saja kebetulan keahlian mereka tidak cocok dengan musibah/bencana yang ada. Tahanlah diri dari berprasangka atau bertindak tercela karena bisa jadi pesan panitia yang kurang jelaslah penyebabnya.

Coba periksa lagi bagaimana bunyi pesan kita saat mencari sumbangan atau relawan, sudahkah disampaikan dengan jelas dan terperinci? Sudahkah dijelaskan misalnya membutuhkan keahlian apa, syarat apa, kemampuan apa, kondisi seperti apa, benda berupa apa, dibutuhkan berapa, dibutuhkan sampai kapan, dan intinya jelaskan semuanya secara mendetail. Gunakan terutama kata khusus dan sangat spesifik untuk menjabarkannya. Jangan berasumsi semua orang pasti memahami, karena semua orang memiliki urusan/kepentingan dan kebutuhan sendiri dan tidak semuanya berpengalaman atau mengerti mengenai hal-hal terkait musibah/bencana yang sedang terjadi: kondisinya bagaimana, apa yang masih kurang/belum ada, membutuhkan apa, dan sebagainya. Ketika pesan kita tidak jelas tetapi kita menolak uluran tangan relawan dengan ucapan dan tindakan tercela, itu sangat tidak bijaksana.

Untuk meningkatkan peluang orang dan bantuan yang diharapkan sesuai, maka panitia harus jelas dalam menyampaikan pesan, serta mampu mengelola para relawan dan sumbangan dengan baik. Update harus dilakukan berkala agar jika misalnya sumbangan berupa barang tertentu sudah cukup, bisa distop pengirimannya, dan para penyumbang baru akan berganti menyumbang barang lain yang dituliskan oleh panitia.

Masalah ketidaksesuaian antara keahlian dan pemberian para relawan dengan kebutuhan/harapan panitia dan korban merupakan masalah serius. 

Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau negara untuk mengatasi berbagai masalah/musibah dan bencana yang menimpa bangsa kita. Kita membutuhkan dukungan dan kepedulian dari seluruh warga negara Indonesia untuk bahu-membahu dan bergotong-royong mengatasinya. 

Sudah saatnya rakyat semakin aktif bergerak dan tidak hanya berpangku tangan saja. Mungkin saat ini orang lain yang sedang tertimpa musibah, siapa tahu esok kita.


23 Februari 2020

Apa yang Kau Rindukan dari Kenangan?

Apa yang kau rindukan dari kenangan?
Apakah rasa sakit dan hal-hal yang membawa kepedihan?
Setujukah kau pada seseorang yang berkata, "Esok, saat orangtua telah tiada, kau akan menangis mengingat teguran, bebelan (mungkin omelan), dan amarahnya"?
Saya terhenyak dan teringat seseorang yang pernah berkata serupa. Pertanyaan saya, "Tak adakah hal yang lebih manis untuk dikenang selain teguran, omelan, dan amarah?"
Tak tahukah kau bahwa setiap amarah akan meninggalkan luka? Mengapa kita harus mengingat saat-saat kita kena marah, padahal nyaris tak ada amarah yang indah. Bahkan, biasanya amarah seseorang akan bergandengan dengan benci, kecewa, sakit hati, dan air mata pada pihak yang dimarahinya. Masihkah kau menutup mata terhadapnya?
Begitupun omelan dan teguran, siapa yang secara alami dan lapang suka dikritik? Sehalus apapun kritik itu disampaikan, rasanya menyakitkan, tak peduli meski kau menganggapnya sesuatu yang benar.
Lalu, bayangkan kamu pernah diomeli atau dimarahi dengan ekstrim sekali, atau lebih parah lagi, ditegur, diomeli, dan dimarahi sudah menjadi makanan sehari-hari, masihkah kau ingin mengingatnya?
Saya pikir, lebih indah untuk mengingat momen-momen ketika orangtua mengasihi dan menyayangimu, mendukungmu, memberimu hadiah, senyuman, pelukan, dan kata-kata indah.
Berhenti membenarkan perilaku buruk orangtua.
Ya, barangkali semua anak akan menangis mengingat teguran, omelan, dan amarah orangtua, tetapi untuk alasan yang berbeda-beda, yang satu merindunya (orangtua) seperti katamu, sedangkan anak yang lain malah berurai airmata dan berharap lebih baik lupa saja.
#AjarkanOrtuUntukMenjadiOrtuYangLebihBaik
#StopMelakukanPembenaranAtasPerilakuBurukOrtu

21 Februari 2020

Memahami Penolakan Wanita

Ya Allah, terima kasih banyak ya mas kamu sudah cinta sama aku. Aku ga ngiraaa banget.

Tapi maaf mas, aku ga punya "perasaan" apa-apa ke kamu.

Sepertinya kita ga cocok deh, dan kalau dipaksain jatuhnya akan ga baik untuk salah satu atau kita berdua.

Kupikir, lebih baik kita menikahi orang yang lebih tepat untuk kita masing-masing.

Kamu juga maklum kan, aku ini wanita.

Aku hanya bisa menikahi satu pria, yaitu pria yang paling tepat buatku.

Kuharap kamu bisa mengerti dan bisa menghormati keputusanku.

 


 

14 Februari 2020

Kamu Bilang Itu Cinta Diri, Aku Bilang Pikir Lagi


Lagi-lagi akun-akun cewek bule yang kuikuti memamerkan tubuh b*gilnya. Entah sudah orang ke berapa, tak kuhitung dan tak terlalu kuperhatikan latar belakangnya, karena akun yang kuikuti banyak dan tujuannya pun berbeda-beda. Tapi pada umumnya aku menyukai quotes, caption, atau video mereka, yang mengesankan mereka sebagai orang yang ahli, bijak, meneduhkan, dan menebar banyak kemanfaatan. 

Namun, begitu foto-foto sy*r tersebut merebak, batinku bergolak, “Ternyata aku lebih ‘sehat’ darimu”. Yah, dan karena di dalam Islam itu melihat aurat wanita (sesama jenis) pun berdosa (setidaknya aku menghindari melihat yang t*lanjang bulat), ku-unfollow mereka.

Iya sih ada di antara mereka yang cukup gemuk, ada juga yang tak terlalu gemuk namun bertato, ada yang sudah bagus juga sebenarnya, macam-macam jenisnya, juga posenya, dari yang sekadar berupa arahan foto dan pose menarik dalam fotografi, sampai yang diberi efek-efek visual nan indah.

Body shaming memang dilarang, tapi siapa yang bisa membungkam mulut semua orang. Tak semua orang mudah menerima penghinaan, terutama jika kamu berasal dari keluarga narsis atau keluarga yang berperilaku narsis, yang terbiasa melontarkan verbal abuse, dihina dan dicari-cari kekurangannya itu sudah biasa, tanpa kamu pernah dianggap benar atau indah. 

Kegemukan seringkali digaungkan dengan sangat berlebihan, padahal kekurusan juga mengalami hinaan serupa. Namun, ketika mereka mengatakan “Aku berani t*lanjang, lho. Aku berani menampakkan t*buhku utuh kepada semua orang. Aku PD, kan?”, ada yang salah di sini. Kamu telah kehilangan rasa malu, kau biarkan dirimu menjadi sasaran mata j*lang pria dan objek f*ntasi mereka, dan kamu mengecilkan dirimu sendiri. Sebegitu pentingkah validasi pria dan wanita lain bagimu? Lalu jika pria-pria tadi berucap tak s*nonoh, kamu marah, padahal undanganmu yang menyebabkannya.

Tubuhmu adalah titipan Tuhan bagimu (“milikmu”), tetapi kamulah yang bertanggungjawab atasnya, apapun yang kamu lakukan padanya. Namun, kamu lebih dari sekadar tubuhmu. Cintailah tubuhmu dengan cara yang benar, misalnya dengan tidak menyakiti diri, berpakaian yang pantas, memakan makanan yang sehat, berolahraga, istirahat yang cukup, menikmati me time, melakukan aktivitas-aktivitas positif, mengucap afirmasi-afirmasi positif, dan semacamnya, bukan dengan mempublikasikan ket*lanjangan hanya agar kamu bisa mencintai dan menerima dirimu.

Kamu tahu kan itu tidak benar? Bagaimana jika atasanmu melihatnya, bagaimana jika klienmu melihatnya, bagaimana jika anakmu melihatnya, bagaimana jika muridmu melihatnya, bagaimana jika suamimu melihatnya, bagaimana jika mertuamu melihatnya, bagaimana jika orang-orang jahat (scammer, hidung belang, playboy, dll) melihatnya, dan bagaimana jika seluruh dunia melihatnya? Pikirkan tentang reputasi, rasa malu, dosa, keburukan yang diikuti orang lain, dan apakah Tuhan akan suka atau rela t*buhmu ditonton oleh “jutaan” manusia dengan cara seperti itu? 

Pikirkan. Pikirkan kembali. Lalu semoga kamu bisa memutuskan dengan lebih baik.

Valentine dan Hidupmu yang Tiba-Tiba Menjadi Penting


Hari ini, 14 Februari, hari Valentine tiba. Kali ini dia datang membawa apa: apakah kabar-kabar tentang larisnya penjualan k*ndom dan hilangnya kep*rawanan, seperti tahun-tahun sebelumnya? Miris, sejak kapan cinta dihubung-hubungkan dengan hubungan b*dan dengan pacar sebelum menikah.



Memang tak semua orang memahami makna keagungan cinta. Mereka pikir cinta hanya sebatas “I Love You”, “Aku jadian sama kamu”, "Datang di malam Minggu", atau “Kuserahkan t*buhku padamu”. Padahal, cinta adalah kata kerja yang membutuhkan bukti-bukti nyata tiada akhir.

Bila kamu menunggu hari Valentine untuk “menembaknya”, bisa jadi dia sudah keduluan berdua. Bila kamu menunggu hari Valentine untuk meminta maaf atau berdamai dengannya, bisa jadi masalahnya sudah membesar atau kedaluarsa. Dan bila kamu hanya mampu melakukan momen-momen romantis saat Valentine tiba, bisa jadi dia telah lelah dan perasaannya untukmu pergi entah ke mana.



Cinta tak sesederhana pemberian cokelat dan bunga, meski keduanya memang indah. Cinta itu tak hanya tentang satu hari, atau jika sudah bosan lalu ditinggal pergi. Cinta itu memaafkan. Cinta itu kerja sama dan perjuangan tanpa henti. Cinta itu tidak egois dan tidak merusak, bukan mengisap sari lalu sepahnya dibuang dan cari lagi.

Bila pemuasan n*fsu itu cinta, lantas untuk apa orang menikah? Orang-orang bisa tetap melakukan pergaulan bebas tanpa harus terjebak pada tugas-tugas rumah tangga.

Sadarkah kamu, kamu itu berharga. Kamu berharga lebih dari sekadar tubuhmu. Kamu berharga karena kamu manusia. Kamu berharga karena kamu ciptaan Tuhan. Kamu berharga karena kebaikan hati dan akhlakmu. Kamu berharga karena talentamu. Kamu berharga karena kamu adalah kamu.



Bila pria menolakmu karena kamu tidak mau melakukan “itu”, berarti dia bukan priamu. Dia tidak benar-benar mencintaimu. Dia bukan pria yang baik. Tinggalkan dia, sebab kamu pantas untuk mendapatkan pria yang lebih baik dan kamu mampu untuk itu. Percayalah! Percayalah! Jangan terpedaya oleh pria-pria berkualitas rendah. Kamu pantas mendapat pria yang istimewa. Iya, benar, kamu.

Jangan lakukan lagi, ya! Kasihani dirimu, orangtuamu, masa depanmu, dan orang-orang yang menyayangimu. Bertobatlah dan sambutlah jodohmu yang sesungguhnya, pria yang menghargaimu lebih dari s*langkangan dan s*ks saja.


#Cinta yang luar biasa bukan tentang s*ks atau pengorbanan mati-matian. Cinta luar biasa adalah cinta yang menghormati satu sama lain dan membawa kebaikan bersama#

Renungan dan Refleksi Kehidupan


Kehidupan manusia itu tentang label, definisi, dan persepsi (prasangka/asumsi). Orang lain dan mungkin diri kita suka membuat ketiganya. Banyak hal dianggap menetap/permanen padahal itu hanyalah label-label yang disematkan orang lain. definisi pun demikian, banyak hal yang awalnya “kosong/nol/netral” lalu didefinisikan ini itu oleh orang yang berbeda-beda sehingga memiliki arti yang berbeda bagi masing-masing orang tersebut. Sedangkan persepsi dipengaruhi oleh pengalaman, pengamatan, segala yang kita indera (misalnya bacaan atau tontonan), kedalaman ilmu pengetahuan kita, serta lengkap tidaknya informasi yang sampai kepada kita. Persepsi berhubungan juga dengan sudut pandang.

Banyak persepsi salah yang terjadi di masyarakat, misalnya:
1.    Semua orangtua suci dari dosa, pasti anaknya yang salah,
2.    Dokter pasti sehat dan menjalani gaya hidup sehat,
3.    Guru pasti pintar dan bermoral,
4.    Ustaz, kyai, santri, orang-orang yang bekerja di tempat-tempat berlabel agama, lulusan sekolah agama, dll pasti baik dan benar agama (teori dan penerapan) dan akhlaknya,
5.    Orang kaya pasti jahat dan buruk perangainya dan pasti hidupnya enak,
6.    Orang ganteng/cantik pasti buruk perangainya,
7.    Orang sukses pasti sombong,
8.    Orang yang banyak bicara/suka tampil pasti ahli dan pandai menyenangkan,
9.    Orang pendiam itu pasti sombong dan tidak suka bergaul,
10.      Murid/alumni sekolah favorit pasti pintar, dsb.

Kita harus memahami bahwa label-label itu bisa dilepas, definisi bisa kita buat sendiri, dan persepsi bukanlah kebenaran. Berhati-hatilah dalam memasukkan label-label dan definisi-definisi ke otakmu. Segala sesuatu perlu dicek dulu kebenarannya (sebisa kita), pisahkan antara fakta dan opini, dan definisikan dirimu sendiri dengan definisi terbaik. Jangan menerima definisi buruk orang lain tentang kamu (kamu lebih tahu tentang dirimu), karena apa yang kamu pikirkan dapat mempengaruhi dirimu, keputusanmu, dan hidupmu. 

Baik label/definisi maupun persepsi akan menentukan responmu terhadap sesuatu. Kalau kamu merasa dirimu serba tahu/paling pandai, kamu akan sulit belajar. Kalau kamu merasa paling benar, kamu akan sulit berubah pikiran.

Ingatkah kamu akan kisah Musa dan Khidhir? Musa merasa dirinya paling pandai dan menganggap tindakan-tindakan Khidhir sebagai suatu keburukan/kejahatan, padahal dia tidak tahu sama sekali. Itu kelas Nabi ya, apalagi kita?

Ada satu (hadits?) yang kurang lebih isinya begini, “Jangan katakan Si A itu baik, tapi katakan setahu saya Si A itu baik”. Pada (hadits?) lain berbunyi yang intinya “Dari mana kamu tahu dia akan masuk surga, bahkan sebenarnya dia tercatat sebagai penghuni neraka (dan banyak lagi (hadits?) yang isinya semacam ini). Dan jangan lupa pula tentang (hadits?) yang intinya berbunyi “Sebagian besar prasangka itu dosa”. Artinya, berhati-hatilah dalam berprasangka.

Kita tidak tahu sesuatu melainkan sedikit, maka kembalikanlah segala sesuatu hanya kepada Allah. 

Hidup ini adalah kesempatan untuk beribadah dan beramal, jangan sia-siakan dengan perbuatan yang akan menghambat jalan kita “pulang”. 

Pikirkanlah dan jadikanlah renungan harianmu, yaitu renungan pagi dan renungan malam.

10 Februari 2020

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli


Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli
Fagetti marmer

Fagetti supplier marmer memang begitu mengagumkan.
Tanganku bergeser lambat dari postingan akhir Instagram Fagetti.id menuju ke postingan awal mereka. Sejenak aku menahan gerakannya pada setiap postingan itu untuk menikmati gambaran surga dunia di hadapanku. Tempat apa itu, fotonya saja sudah memancarkan kemewahan dan kenyamanan di dalamnya, bagaimana aslinya? Dari bahan dan motifnya yang tampak berkelas sampai dengan desain arsitekturnya yang indah berpadu dengan selaras. Pantas saja marmer (marble) dan batu alam (natural stone) sering menghiasi bangunan-bangunan mewah di mana-mana, kedua bahan tersebut memang indah.

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli

 Marmer Fagetti pada Mandiri Club, Jakarta

Kuakui marmer dan batu alam produksi supplier marmer Fagetti ini motifnya bagus-bagus dan beraneka ragam, dan kesan elegannya itu semakin terasa ketika berada di tangan desainer yang tepat. Sesaat aku teringat akan Ratu Balqis yang mencincingkan gaunnya di istana Raja Sulaiman karena takut gaunnya basah, mungkin seperti itulah sedikit banyak gambaran Fagetti bagi desain bangunan di masa kita.

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli
  Marmer twist column

Fagetti merupakan brand marmer premium yang dimiliki oleh PT Fajar Gelora Inti. Ia beroperasi sejak 1986 sebagai produsen dan supplier utama marmer dan berbagai jenis batu alam grade premium lainnya di Indonesia. Para user yang membutuhkan batu alam impor seperti marmer, onyx, granit, travertine dan limestone bisa memperolehnya dari sana.

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli
Marmer Fagetti Black Spider dan Statuario 
pada Voila Apartment, Surabaya 
  
Rumah mewah milik kalangan menengah ke atas dan bangunan-bangunan prestisius di Indonesia, seperti hotel bintang lima, gedung, dan apartemen telah banyak yang menggunakan produk Fagetti. Bahkan, dalam satu bangunan pun mereka bisa menggunakan produk Fagetti pada berbagai ruangan, misalnya Golden Tulip Hotel, Malang, mereka menggunakan marmer (marble) Fagetti pada toilet pria, lobby hotel, dan restoran. 

Sudah lebih dari 30 tahun Sonny Nyono Riswondo, pemilik Golden Tulip tersebut setia memakai Fagetti. Ia membeberkan alasannya.  "Saya merasa tenang, aman, dan puas berbelanja di Fagetti karena pelayanan one stop shopping yang dimilikinya. Selain reputasinya bagus dan selalu terjaga, range batu alamnya juga lengkap, warna dan coraknya banyak dan beragam, stok melimpah, serta memberikan pelayanan dan after sales yang bagus. Di Fagetti, saya juga bisa menemukan batu alam yang unik dan mewah seperti yang ada di Eropa, sehingga saya bisa memangkas pengeluaran akibat biaya impor.” 

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli
Marmer Fagetti pada toilet pria di Golden Tulip hotel Malang 

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli
Marmer Fagetti pada restoran Golden Tulip hotel Malang

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli
Marmer Fagetti pada lobby Garden Tulip Hotel Malang

Produk-produk Fagetti memang memungkinkan para customer dapat lebih fleksibel dalam mengaplikasikan marmer untuk marmer lantai, marmer dinding, meja wastafel, pintu, panel dinding, laci, langit-langit, maupun lantai lift. Teknologi canggih dari Fagetti, pengalaman perusahaan yang lebih dari 31 tahun, serta prestasi pendirinya, yaitu Ferdinand Gumanti, sebagai satu-satunya orang di Asia penerima gelar "Master of Art Stone"-lah yang membuat Fagetti mampu melakukan semua ini.


Para Ahli Merekomendasikan Produk Fagetti

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli

 Batu marmer mentah (belum diolah)

Bagi orang yang awam tentang marmer dan batu alam lain mungkin akan bertanya-tanya, “Okelah motif dan penampakan produk Fagetti sudah bagus, tapi bagaimana saya bisa tahu kualitasnya bagus juga atau tidak?”

Nah, dari sini kita merujuk saja pada ahlinya, jika para arsitek, desainer, maupun developer menggunakan dan merekomendasikan produk Fagetti ya berarti produk itu memang bagus.

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli

 Marmer Fagetti pada dinding luar dan kolom 
masjid Suciati Saliman, Yogyakarta

Mira Agusnani misalnya, arsitek yang banyak menggarap proyek rumah mewah di Jakarta, mengakui Fagetti sebagai perusahaan marmer terbaik. "Fagetti merupakan perusahaan marmer terbaik menurut hasil survei saya. Marmer produksi Fagetti berkualitas baik dan memiliki corak yang beragam, unik, dan pilihan. Saya mengenal Fagetti sudah sejak 2006 dan selalu merekomendasikannya kepada para klien. Sejauh ini para klien pun merasa puas dengan Fagetti.”

Tak hanya Mira Agusnani, tercatat setidaknya 10 ahli lain juga merekomendasikan marmer dan batu alam Fagetti, yaitu Thomas Elliott, Sammy Syamsulhadi Hendramianto, Agam Riadi, Prasetio Budhi, Shirley Gouw, Vincianne Faye, Joke Roos, Anita Boentarman, Roland Adam, dan Yuni Jie.


Apa sih kelebihan produk Fagetti sehingga bisa begitu istimewa di mata para ahli?

Kelebihan Fagetti:

1.       Jenis batu alamnya sangat banyak
Para arsitek dan desainer membutuhkan jenis, motif, pola, tekstur, maupun bentuk batu alam yang bisa memenuhi imajinasinya dan sesuai dengan sampel kain yang digunakan pada bangunan, perabot di dalamnya, atau pakaian yang digunakan di sana. Oleh karena itu, mereka sangat terbantu dengan adanya Fagetti yang memiliki lebih dari 900 jenis batu alam. Pada marmer misalnya, Fagetti menyediakan jenis marmer terlengkap dan motif marmer terlengkap, seperti marmer statuario, golden string, dela porto golden, black spider, bercia sarda, crema catherin, statuario prima, blue monterey, princess grey, dan masih banyak lagi. 

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli
 Booth Fagetti pada Indobuildtech 2017-Stone Forest

2.       Menyediakan batu alam terbaik
Fagetti rela bersusah payah mencari bahan batu alam terbaik dari seluruh dunia demi menyajikan batu alam terbaik bagi konsumen-konsumennya. 

3.       Motif batu alamnya unik, eksklusif, dan tidak pasaran,

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli

Marmer bermotif Borneo
4.       Pilihan batu alamnya sangat beragam
Fagetti memiliki marmer-marmer khusus dan menyajikan pilihan yang sangat beragam. Marmer putih saja misalnya memiliki range yang banyak sekali. Faktor-faktor inilah yang kemudian membuat Prasetio Budhi jatuh hati pada produk-produk Fagetti.

5. Menggunakan mesin/peralatan berteknologi tinggi, terbaru, otomatis, dan tercanggih, sehingga:
a.     Mampu mengubah tampilan marmer menjadi lebih artistik,

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli

Teknologi canggih Fagetti
b.     Mampu mengubah marmer menjadi tembus cahaya,
c.   Mampu menciptakan tekstur pada marmer (marble texture) polos menjadi bergaris-garis atau bergelombang,
d.     Mampu membentuk marmer dengan desain 3D,
e.  Mampu menjadikan marmer sebagai artwork, misalnya marmer berbentuk bunga, lukisan burung, twist column, marmer bersisik, serta desain dengan lokalitas Indonesia (seperti desain yang digunakan pada The Colours of Indonesia 2018), 

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli
 Marmer berbentuk lukisan burung

f. Mampu memotong marmer menjadi setipis 3 milimeter, sehingga dapat digunakan sebagai material pintu, drawer, ceiling maupun lantai lift.

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli
Pemanfaatan marmer tipis pada lift

g.     Mampu memotong batu alam dengan kecepatan tinggi, sehingga mampu mengubah batu alam kasar menjadi karya seni.

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli
 High speed cutting

h.     Mampu membuat tekstur sesuai keinginan pengguna (user)
Fagetti menyediakan beberapa alternatif sentuhan akhir atau finishing pada batu alam,  yaitu:
Polished (yang paling banyak disukai): membuat permukaan batu alam menjadi glossy,
Honed: membuat permukaan batu alam menjadi doff, dan
Leather: membentuk tekstur pada permukaan sesuai sifat batu alam.

i.       Mampu menghasilkan berbagai bentuk relief, kolom, dan patung.
 

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli

 Teknologi canggih Fagetti

j.    Mampu memberikan kalibrasi kerataan dan ketebalan yang baik/diinginkan serta lapisan tahan noda,

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli
Mesin berteknologi tinggi

k.     Mampu menghasilkan presisi dan konsistensi yang baik
Fagetti mampu membentuk batu alam sesuai keinginan para arsitek, desainer dan developer dengan sangat presisi serta menghasilkan ketebalan lempengan yang konsisten dan bersih.

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli
Presisi dan konsistensi

6.     Stok marmer dan batu alam lainnya selalu tersedia dan siap dikirimkan tepat waktu.
Para customer dapat langsung memilih batu alam yang diinginkan atau menerima pengirimannya tepat waktu jika dibutuhkan karena Fagetti memiliki showroom dan pabrik seluas 23 hektar di Cibitung, Bekasi.

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli
Customer ahli (Shirley Gouw) sedang memilih marmer

7.       Kekuatan dan kualitas batu alamnya telah teruji
Fagetti memastikan batu alamnya kuat dan berkualitas, dengan mengujinya di laboratorium pribadi mereka terlebih dahulu sebelum mengirimkannya pada customer.

8.       Harga kompetitif
Harga marmer Fagetti berkisar antara US$ 50 hingga US$ 3.000 per meter persegi (m2).

9.       Memiliki tim yang profesional
Tim Fagetti sangat cekatan dan terorganisir, paham semua teknis, tepat waktu, serta sigap melaporkan kendala yang terjadi sekaligus siap memberi solusinya.


 10.  Menyediakan one stop shopping
Para customer tak perlu lagi mengeluhkan sulitnya pemasangan (instalasi) marmer yang berisiko merusak keindahan bangunan, biaya tambahan akibat lantai marmer yang mudah retak, atau risiko terlukanya kaki para penghuni rumah akibat lantai marmer yang rusak. Sebab, Fagetti-lah yang akan melapisi, merawat, dan memasang marmer dengan tepat sehingga keindahannya terjaga, aman, dan hemat biaya. Bahkan, Fagetti dapat menyoroti warna dan pola-pola marmer unik (marble pattern) yang diinginkan dengan memperhatikan setiap sentuhan pada batu sejak pemilihan blok hingga pemasangan di tempat. Pendek kata, para pelanggan akan mendapatkan servis menyeluruh dari Fagetti, mulai dari fasilitas, peralatan, manufaktur, bahan, dan pemasangan batu alam yang berkualitas tinggi, hingga layanan after service. 

Fagetti, Supplier Marmer Berkualitas Tinggi Rekomendasi para Ahli
Proyek Fagetti-One Icon Residence, Surabaya

Kalau para ahli saja mempercayakan kebutuhan batu alamnya pada Fagetti supplier marmer, mengapa kita tidak? Supplier marmer ini seperti sudah jaminan mutu saja.