25 Desember 2019

Buket Bunga Tanda Cinta



Buket Bunga Tanda Cinta


Umurku kini sudah kepala tiga. Aku beruntung jatah umur ini masih ada, pun masih bisa bersua dengan ibunda. Tapi, siapa yang tahu kapan waktu itu akan terhenti bagi kami, dan siapa di antara kami yang akan lebih dulu “pergi”. Selama waktu masih ada, apa salahnya untuk mencurahkan segenap cinta.

Orang sering baru memberi makanan yang banyak dan enak ketika orang lain sakit. Padahal, saat sakit lidah terasa pahit dan makan pun banyak pantangannya.

Orang juga sering baru memaksakan datang dan mengirim bunga ketika orang lain sudah meninggal dunia. Padahal, saat sehat saja mereka jarang dikunjungi atau dikirimi bunga.

Orang sering melewatkan masa-masa kehidupan yang lebih awal dengan menunggu musibah datang. Lalu usahanya pun sia-sia dan datanglah penyesalan.

Tidak, aku tak ingin begitu. Kan kuekspresikan cinta ini selagi masih ada waktu.


Buket Bunga Tanda Cinta


Karena pemalu, tak mudah bagiku untuk mengungkapkan segala rasa. Aku memerlukan momen dan alat khusus untuk memuluskannya. Beruntung pemerintah menetapkan hari ibu, sebuah hari yang akan memudahkan anak untuk memberi perhatian lebih kepada ibunya. Dua puluh dua Desember tepatnya, menjadi tanggal istimewa bagi para ibu dan wanita. 

Ada ungkapan terkenal bagi orang yang sulit mengutarakan perasaan, Katakan dengan Bunga. Ya, suka, duka, dan segala perasaan lain yang terpendam dapat disampaikan dengan bunga sebagai alatnya. Pemberian bunga pun peruntukannya sangat luas, tak hanya berhubungan dengan asmara, tetapi bisa juga untuk momen lain dan orang selain kekasih, misalnya sahabat, orang yang dihormati, orang sakit, orang meninggal, sepasang pengantin, maupun keluarga. Termasuk memberi bunga kepada ibu, menurutku dapat menjadi sarana untuk merekatkan hubungan antara anak dengan ibunya. 

Bunga itu identik dengan wanita, sehingga sudah umum jika wanita menyukainya. Lagipula, bunga itu indah, begitupun ibuku. Walau tentu saja ibuku lebih indah.

Buket Bunga Tanda Cinta
 
Oh ya, kamu pernah dengar tidak tentang 5 bahasa cinta (Five Love Languages) yang diperkenalkan oleh ahli relationship bernama Dr. Gary Chapman? Menurut Dr. Gary Chapman bahasa cinta itu ada 5, yaitu kata-kata apresiasi (words of affirmation), waktu berkualitas (quality time), pelayanan (acts of service), sentuhan fisik (physical touch/affection), serta hadiah (receiving gifts). Dan tiap-tiap orang memiliki 2 bahasa cinta utama. Dugaanku, bahasa cinta utama milik ibu adalah pelayanan dan hadiah, sehingga kupikir cocok jika aku memberinya buket bunga yang indah. Buket dengan rangkaian bunga merah pastinya, warna favorit ibu.

Karena teknologi sudah semakin canggih dan aku termasuk generasi milenial, jadi mencari buket bunganya via online saja, mudah dan praktis. Tinggal mencari website florist yang bagus, seperti www.floweradvisor.co.id, lalu dilihat-lihat dulu mana yang cocok. Enaknya membeli di Flower Advisor itu karena webnya mudah digunakan (user friendly), pelayanan (customer service) cepat, dan punya rekomendasi buket untuk momen yang kita butuhkan. Khusus bunga untuk hari ibu mereka merekomendasikan 23 buket sebagai pilihan. Bunganya bermacam-macam, misalnya bunga matahari kuning, anyelir merah muda, krisan putih, mawar ungu, mawar putih, mawar merah, mawar merah muda, mawar kuning, lili putih, lili merah muda, hidrangea, gerberra merah, tulip merah muda, tulip oranye, dan tulip putih. Buket-buket tadi dipatok dengan harga empat ratus ribuan hingga dua jutaan sebelum bisa dibawa pulang.

Berdasarkan jenis bunga dan warnanya, konon bunga memiliki arti berbeda-beda, misalnya:

1.        Bunga merah

Buket Bunga Tanda Cinta


Bunga berwarna merah melambangkan kecantikan dan kegairahan cinta, keberanian, kepercayaan diri, dan kekuatan. Ia digunakan untuk mengungkapkan cinta yang dalam, serta penuh kekuatan dan pengharapan.
Memberikan buket bunga merah adalah wujud dari komunikasi cinta yang kuat antara si pemberi dengan si penerimanya.

Contoh bunga merah:
1.  Mawar merah
Menggambarkan cinta sejati serta keberanian dan keinginan kuat untuk menjaga orang yang disayanginya.
  1. Gerberra merah
Melambangkan cinta yang sudah lama terikat.

3.        Bunga oranye

Buket Bunga Tanda Cinta


Bunga berwarna oranye melambangkan kehangatan, kebahagiaan, energi, petualangan, spontanitas, pesona, dan semangat. Ia digunakan untuk menyemangati dan mendukung orang yang disayangi.

Contoh bunga oranye:
Tulip oranye
Secara umum bunga tulip melambangkan cinta yang sempurna. Sedangkan tulip oranye melambangkan semangat. Berikan tulip oranye jika ibu sedang bersedih, agar ia bersemangat dan bergembira kembali.

4.        Bunga kuning

Buket Bunga Tanda Cinta

Bunga berwarna kuning terang melambangkan persahabatan, keakraban, kesederhanaan, kebahagiaan, kepercayaan, rasa hormat, rasa bakti, dan harapan. Ia digunakan untuk mengungkapkan persahabatan yang akrab, berbagi kebahagiaan, bentuk apresiasi atas kerja keras seseorang, serta bentuk komunikasi yang simpatik.

Contoh bunga kuning:
1.      Bunga matahari kuning
Melambangkan ketulusan.
2. Mawar kuning
Melambangkan persahabatan, kepedulian, kehangatan, dan suka cita.

5.        Bunga putih

Buket Bunga Tanda Cinta

Bunga berwarna putih melambangkan kesucian, keluguan, kemurnian, kelembutan, kejujuran, kesempurnaan, dan kesungguhan. Ia digunakan untuk mengungkapkan cinta yang suci, penuh kesungguhan dan kelembutan.

Contoh bunga putih:
1.    Krisan putih
Melambangkan kejujuran dan kebenaran.
  1. Mawar putih
Melambangkan kesucian, cinta sejati, kelembutan, keharmonisan, kesungguhan hati, dan ketulusan.
  1. Lili putih
Melambangkan pengabdian, persahabatan, simpati, murni, mulia, dan suci.
4. Tulip putih
Melambangkan perdamaian dan penghormatan yang disampaikan dengan kerendahan hati.

6.        Bunga merah muda

Buket Bunga Tanda Cinta

Bunga berwarna merah muda melambangkan kebahagiaan, keluguan, sensitivitas, sedikit bermain-main, femininitas, kelembutan, perhatian, spontanitas, kepercayaan, dan keanggunan. Bunga merah muda pekat digunakan untuk mengungkapkan rasa syukur atau terima kasih, sedangkan bunga merah muda pucat digunakan untuk mengungkapkan rasa simpati.

Contoh bunga merah muda:
1.      Anyelir merah muda
Melambangkan cinta abadi seorang ibu.
2.      Mawar merah muda
Melambangkan cinta yang manis dan kebahagiaan dengan penuh kelembutan.
Mawar merah muda terbagi menjadi dua, yaitu:
a.       Bunga mawar merah muda gelap (dark pink)
Mawar ini melambangkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam.
b.      Bunga mawar merah muda pucat (light pink)
Mawar ini melambangkan kekaguman, cinta yang membahagiakan, dan kelembutan.
3.      Lili merah muda
Melambangkan kekayaan dan kemakmuran.
4.      Tulip merah muda
Melambangkan penghargaan dan harapan baik.

7.        Bunga ungu

Buket Bunga Tanda Cinta


Bunga berwarna ungu melambangkan kedewasaan, kelembutan, keanggunan, kemewahan, kekaguman, kesan misterius, pesona, dan rahmat. Ia digunakan untuk menyatakan kekaguman dan menunjukkan betapa berharganya orang tersebut.

Contoh bunga ungu:
Mawar ungu
Cocok untuk mengekspresikan cinta yang terpendam.

Nah, kamu bisa menggunakan daftar di atas sebagi panduan untuk memilih buket bunga. Tapi, khusus untuk ibu aku memilih buket bunga yang merah, karena ibu pecinta merah. Dan, tara ... inilah satu-satunya buket merah di Flower Advisor, Unconscious Love, sebuah buket berisi campuran mawar merah, gerberra merah, dan Hypericum Berries. Bagus, kan? 

Buket Bunga Tanda Cinta

Setelah menemukan buket yang pas di hati, tinggal masukkan buket itu ke keranjang untuk dibeli. Selesai. Mudah, kan?

Kalau kamu, pilih buket yang mana untuk ibumu?
 
Buket Bunga Tanda Cinta





Sumber arti bunga:
Asmaraku.com
Uprint.id
Weddingku.com

Sumber gambar:
Floweradvisor.com
Seratusinstitute.com 
Kolase: mendesain sendiri
Puisi: karya sendiri

Tulisan ini diikutsertakan pada Kontes Blog #BridgingTheDistance yang diadakan oleh Flower Advisor.
Info lebih lengkap bisa klik link ini: Flower Advisor dan jangan lupa cantumkan nama dan link blog saya sebagai referral.
 


22 Desember 2019

Berjihad dengan Viral


Berjihad dengan Viral
 Viral
(Sumber: www.innova.com.tr)

Sungguh jeli Andrew Carnegie (multijutawan) saat menganggap Napoleon Hill mampu mengemban tugas berat itu. Itu karena Carnegie melihat Hill memiliki sifat pemimpin, yaitu sidiq, amanah, fathonah, dan tabligh. Walaupun Carnegie memberinya syarat berat, Hill dengan cepat menyanggupi. Hill bersedia mewawancarai orang-orang sukses selama 20 tahun atau lebih lalu menyusun dan menyebarkan prinsip-prinsip kesuksesan mereka.

Kesungguhan Hill akhirnya membuahkan sebuah buku mega best seller, Think and Grow Rich. Selain berhasil mensukseskan Napoleon Hill, buku itu juga membuat jutaan pembacanya menjadi multijutawan. Mereka yang sukses berkat buku tersebut biasanya akan merekomendasikannya lagi ke orang lain, sehingga sama-sama sukses. Itulah yang membuat Think and Grow Rich terkenal dan berpengaruh hingga sekarang. Dahsyat sekali bukan kata-kata Andrew Carnegie (verbal) dan Napoleon Hill (tulisan) dalam mengubah dunia.

Bila karya Hill merupakan viral yang baik, ada pula konten viral/best seller yang buruk atau menyalahi Islam. Itulah mengapa dakwah sebaiknya viral atau best seller. Selain bisa membendung konten buruk, dakwah tersebut juga bisa meluaskan pengaruh kebaikan untuk dunia/akhirat seseorang. Dan jika dilakukan dengan benar, pendakwahnya pun dapat meraih pahala sedekah jariyah yang berlipat ganda.

Di dalam Islam para salaf juga telah mencontohkannya, misalnya Ibnu Asakir. Ia berhasil menyusun kitab Al-Arba’in Al Buldaniyah, yang memuat 40 hadits yang dihimpun dari 40 syaikh dan 40 negeri. Ia memiliki guru 1300 orang, dan menurut Imam Adz-Dzahabi kitabnya mencapai 50-an.

Sungguh jauh semangat anak-anak zaman sekarang bila dibandingkan dengan Ibnu Asakir. Guru sudah ada dan terkumpul di satu lokasi, berbagai kemudahan pun telah tersedia, masih saja banyak alasan.

Ayolah, para generasi muda Islam, bangkitkan semangat literasi kalian. Tirulah kegigihan Hill dan Ibnu Asakir dalam memperjuangkan literasi dan niatkan dengan sengaja agar viral.

12 Desember 2019

Membangun SDM Berkualitas Melalui Pemasyarakatan Makanan Sehat



Peningkatan kualitas SDM merupakan program prioritas Presiden Jokowi saat ini. Hal itu disebabkan karena angka usia produktif yang mencapai 70% dari struktur demografi Indonesia harus bisa dikelola dengan baik. Dengan harapan, SDM tersebut akan menjadi profesional, produktif, terampil dan berdaya saing.

Berbicara mengenai kualitas SDM, kita tak bisa melepaskan diri dari kualitas makanannya. Apa yang kita makan akan menjadi bahan penyusun sel-sel kita serta mempengaruhi kesehatan, kecerdasan, maupun fungsi tubuh kita. Oleh karena itu, memilih makanan yang baik merupakan suatu keharusan.

Makanan yang baik adalah makanan yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh serta bebas dari zat-zat/kandungan berbahaya. Tanaman/pangan nabati dalam hal ini patut mendapat perhatian lebih. Itu karena tanaman adalah produsen atau organisme yang menempati piramida makanan pada level terbawah. Jika tanaman mengandung racun, semakin ke atas piramida akan semakin meningkat akumulasi racunnya. Padahal, manusialah yang menduduki level puncak dari piramida tersebut. 

Tak bisa dipungkiri, sebagai manusia kita membutuhkan makanan dan air. Namun, seiring pertumbuhan penduduk, ketersediaan lahan tanam dan air layak minum akan bersaing dengan pertumbuhan penduduk dan kebutuhan non pangan, misalnya properti dan infrastruktur jalan. Selain itu, semakin banyaknya polusi membuat ketersediaan tanah, air, dan udara bersih/sehat kian menjadi tantangan. Bila lingkungan hidup tanaman sudah tercemar, tanaman pun akan tercemar. Otomatis, bila tanaman tersebut dimakan dampaknya buruk bagi kesehatan. Belum lagi dengan adanya makanan hasil rekayasa genetika, yang juga tak baik efeknya, membuat kita harus ekstra hati-hati menjaga kesehatan diri.

Bila mengingat Indonesia yang masih dibayang-bayangi stunting dan obesitas, seharusnya kita lebih memperhatikan mengenai makanan dan pengaturannya. Saat ini yang membanjiri pasar, lebih mudah diperoleh, dan lebih murah adalah makanan yang tidak sehat. Sehingga, memperbanyak, mempermurah, dan mempermudah dalam memperoleh produk organik dan sehat merupakan solusinya.


Untuk menerapkan gaya hidup sehat ini, kita bisa memasyarakatkannya melalui:




Yang dimaksud kantin sehat di sini adalah kantin yang secara keseluruhan (bangunan, alat, produk, pekerja, dan sebagainya) berdampak baik bagi kesehatan. Kantin sehat ini akan menyediakan makanan dan minuman yang sehat, bernutrisi tinggi, murah, dan (bila memungkinkan) bebas alergen. Semua pemangku kepentingan (stakeholder) hanya boleh membeli melalui kantin ini, atau membawa sendiri makanan sehat dari rumah. Begitupun bila ada acara-acara di sekolah, makanan sehat akan menjadi sajiannya.






Sudah saatnya kita mengedepankan keteladanan dan integritas pemerintah, pejabat, dan ASN lebih dari teori atau penyuluhan saja. Kita bisa menyediakan makanan sehat pada kantin kantor dan semua acara yang melibatkan pemerintah, pejabat, maupun ASN. Terlebih bila ASN tersebut terkait dengan dunia kesehatan dan rumah sakit, wajib mengkonsumsi makanan sehat.










Acara yang berlangsung pada masyarakat seperti arisan, pernikahan, rapat, yasinan, kelahiran, maupun kematian seringkali menyajikan makanan dan minuman yang tidak sehat. Nah, dengan mengganti atau memberi alternatif tambahan berupa makanan dan minuman sehat pada acara-acara tersebut tentu dapat memperbaiki kesehatan masyarakat.
Selain itu, dukungan dari masyarakat umum, swasta, atau pribadi masing-masing dapat berupa adanya warung sehat; gerai sehat; stand sehat di supermarket, mal, atau minimarket; penjual makanan sehat keliling/online/di tempat kerja; mengajak warga untuk membudidayakan tanaman organik di rumah, atau hal lain yang intinya dapat membuat makanan sehat murah, mudah ditemukan, banyak jumlahnya, dan menjadi gaya hidup.



Membangun SDM Berkualitas Melalui Pemasyarakatan Makanan Sehat


Setelah mengkondisikan tubuh dan otak dengan makanan sehat, barulah kita menuju pada peningkatan pendidikan, kompetensi, dan keterampilan kerja. Dalam hal ini, Kadin memberi dukungan melalui Program Kerja 2020, yaitu dengan ‘Menciptakan Human Capital Berkualitas’. Kadin Indonesia mendukung upaya mempercepat pendidikan dan pelatihan vokasional, termasuk pemagangan pada berbagai industri dan peningkatan kualitas berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan keterampilan. Bila SDM-nya sudah terampil dan produktif peluang mereka untuk mengakses pekerjaan dengan produktivitas dan pendapatan tinggi akan meningkat. Sehingga, kemajuan perekonomian yang berdaya saing dan berkeadilan sebagai sasaran RAPIMNAS Kadin 2019 dapat terwujud.

Pada 2020 mendatang, Kadin Indonesia juga akan mengembangkan 'Program Pengembangan Ekonomi Digital.' Untuk menyukseskannya, pemerintah dan dunia usaha harus mempercepat infrastruktur, regulasi, dan insentif bagi perusahaan digital yang melaksanakan pendidikan dan pelatihan untuk memasuki platform digital, untuk mengadaptasikan perusahaan-perusahaan tradisional. Ekonomi digital ini nantinya akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional menjadi 7%, sehingga dapat mengalihkan Indonesia ke jajaran negara maju pada 2045.

Pengusaha Indonesia menyadari bahwa ketangguhan dunia usaha nasional merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang sehat dan dinamis dalam mewujudkan pemerataan, keadilan dan kesejahteraan rakyat, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dalam upaya meningkatkan ketahanan nasional dalam percaturan perekonomian regional dan internasional. Dalam hal ini Rosan P Roeslani, Ketua Umum Kadin Indonesia, mengungkapkan komitmennya, “Dunia usaha akan mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas yaitu pertumbuhan ekonomi yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan layak, serta mengurangi tingkat kemiskinan dan ketimpangan ekonomi sehingga tercipta pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.” 


Nah, dengan kondisi tubuh dan otak yang memadai kita akan siap mendukung upaya Kadin tersebut dalam mendukung program prioritas presiden Jokowi. Ketika Kadin menciptakan lapangan pekerjaan yang layak, kita menjadi siap memasukinya. Atau, malah kita yang akan menciptakan lapangan pekerjaan lalu menjadi bagian dari Kadin juga. Yang manapun yang dipilih, dengan SDM unggul segalanya akan mudah, Indonesia pun akan semakin produktif.



Sumber gambar: 

Makanan sehat: Jellygamatasli.com
Kantin sekolah: Radar Surabaya 
ASN: Tribunnews.com
Budidaya tanaman organik di rumah: Idikusnadi.blogspot.com