18 Maret 2018

Rahasia di Balik Musik dan Lagu


Rahasia di Balik Musik dan Lagu


Kamu nggak akan ngira kalau di balik musik dan lagu itu ada bahaya besar mengintai. Jauh dari agama, seks bebas, perang, pemujaan setan, narkoba, dan segala hal buruk bisa dimasukkan ke dalamnya.

Musik dan lagu sudah menjadi bagian dari mayoritas orang sehari-hari. Di mana-mana orang berkata tentang musik. Di mana-mana orang menyanyi. Di mana-mana diadakan pentas seni, pertunjukan, panggung hiburan, dan semacamnya. 

Orang menghibur diri kebanyakan dengan keduanya, musik atau lagu. Entah bermain musik, mendengarkan musik, menyanyi, atau ada juga yang mengajarkannya.

Bila ada orang yang merasa kurang di bidang akademik, pelariannya biasanya ke musik atau nyanyi.

Pada darmawisata atau rekreasi dengan siapapun, di dalam kendaraan akan disetel musik. 

Pada banyak situs pertemanan atau biro jodoh, rata-rata menuliskan hobinya main musik, dengerin musik, atau nyanyi. Mereka sangat membanggakannya.

Pada apapun, baik film, game, senam, atau lainnya juga mayoritas disisipi musik. Bahkan, ceramah atau video Islami juga kadang disisipi musik.

Indonesia mayoritas muslim, tetapi apa hiburan mereka? Apakah menggunakan sabar dan sholat sebagai penolong? Apakah mengaji jika bad mood/bete? Jawabannya biasanya ya ke musik dan lagu. Santai dulu dengerin musik, ke karaokean yuk nyanyi bareng, dan ... semacamnya.

Aku dulu juga termasuk sering dengerin musik. Kalau ngerjain tugas kusetel musik di winamp. Tapi, nggak tahu sejak kapan, mungkin sejak komputerku rusak aku nggak terlalu musik lagi. Lagipula, aku memang nggak musik banget, sekadar dengerin.

Oke deh, langsung aja, suatu hari aku nemu artikel seperti di bawah ini (kuringkas dan kubahasakan ulang):
----------------------------------------------------------
Saat saya kelas XII SMA, OSIS kami sedang melaksanakan kegiatan LDKS, Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa, untuk calon-calon pengurus OSIS penerus kami. Sampai masuk pada sesi acara JJM atau Jalan-Jalan Malam. Saya dan 3 orang teman saya bertugas menjaga di pos 3, pos renungan. Disesuaikan dengan namanya, tempatnya pun dicari yang benar-benar kondusif untuk renungan. Dan didapatlah tempat di sebuah lapangan yang gelap dan jauh dari rumah penduduk, di dekatnya ada kerbau yang diikat.

Sambil menunggu peserta yang belum datang, kami ngobrol-ngobrol untuk mengisi waktu. Dengan hanya bermodalkan penerangan dari HP, kami berusaha menyamankan diri di tempat itu. Salah seorang teman punya ide untuk menyetel lagu-lagu dari Hpnya, yang ternyata lagu-lagu kesukaannya, L’Arc~en~Ciel yang notabene nge-Rock sangat. Saya dan teman-teman yang lain berusaha memaklumi saja.

Beberapa menit lagu disetel, terdengar anjing melolong berkali-kali tanpa henti. Jelas dari suaranya anjingnya lebih dari satu. Silakan dibayangkan jika anda berada di tempat yang sama. Nuansa horornya sangat terasa.

Kami mengucap lafadz taawudz. Namun suara lolongan anjing itu tidak berhenti. Lalu temanku yang lain punya ide supaya kita muroja’ah dengan mp3 murottal dari HP. Tidak begitu lama setelah kami selesai membaca surat Al-Ghosiyah, seketika suara lolongan anjing tersebut HILANG dan berganti menjadi……suara kokok ayam yang saling bersahutan dari arah yang berbeda dengan suara anjing tadi.

Subhanallah, kami ucapkan berkali-kali. Musik yang kami setel sebelumnya diperkirakan mengundang “makhluk-makhluk yang tidak dapat dilihat itu”, sehingga anjing-anjing melolong. Dan, dengan dilantunkannya ayat-ayat Al Qur’an, telah mengundang para malaikat untuk datang, ikut mendoakan hamba-hamba-Nya yang senantiasa memuji kepada-Nya. Baru kali ini kami, terutama saya mengalami kejadian yang benar-benar terbukti dari hadits.
(sumber: https://s4iga.wordpress.com/2009/04/26/kenapa-ayam-berkokok-dan-anjing-melolong/)
----------------------------------------------------------
Aku pribadi sudah tahu kalau lolong anjing itu pertanda dia melihat setan, tetapi baru tahu kalau musik bisa mendatangkannya.

Kemudian berselang lama aku menemukan video yang isinya semacam ini:
Nyanyian dan musik diputar terbalik: https://www.youtube.com/watch?v=q2IkRfjjYpA


Nah, sebelum masuk ke musik jenis lainnya. Mumpung ini masih rock, akan kutunjukkan sesuatu yang mungkin masih berhubungan.

Di suatu biro jodoh yang terdapat form (bisa bikin sendiri) ada pria yang mengisi form-ku dan ini potongannya: 

  
Rahasia di Balik Musik dan Lagu


Sekarang mari kita beralih ke profilnya/potongan biodatanya:


Rahasia di Balik Musik dan Lagu


Lihat: agama Samawi, musik Rock. 

So, kata kuncinya adalah: rock, beribadah Islam, tapi agama samawi, dan tidak percaya adanya Tuhan.

Dah gitu aja. Sekarang beralih ke musik dan lagu secara umum ya. 

Tonton di link-link ini. Harus nonton semuanya biar pemahamannya lebih utuh.
Ini link-nya:
https://www.youtube.com/watch?v=g9zYXonwFpY (lagu ini jelas ditulis didedikasikan untuk Dajjal)

Semuanya penting, jadi tolong dikunjungi dan dilihat sampai selesai.


Pengaruh musik dan lagu bisa melalui berbagai cara:
1.   Lirik lagu yang jelas
2.   Subliminal message
3.   Pesan tersembunyi dalam lagu yang dibalik
4.   Gaya hidup artisnya
5.   Simbol-simbol pada video klipnya (yang bisa berupa sihir)
6.   Cerita atau apa yang ditampilkan di video klipnya.
7.   Konser/jam/acaranya bisa membuat melalaikan sholat.
8.   Kemungkinan akan ada campur baur yang terlalu dan sangat dekat antara pria dan wanita pada waktu nonton konsernya.
9.   Artisnya menjadi idola, apapun akan ditiru.
 

Setidaknya 9 itu. Atau bisa juga lebih. Bahkan, dulu seorang kenalan pernah menulis, kehancuran Islam di Andalusia juga karena musik. 

Bagaimana kalau ternyata banyak permasalahan di Indonesia juga salah satunya karena itu? Itu akarnya. Musik, game, film, lagu, dan semacamnya. Nggak ngira kan? Bisa banget kalau menurutku. Terserah mo percaya atau nggak.

Oya, mumpung masih ingat, musiknya nggak cuma rock, dan lagunya nggak cuma lagu barat. Lagu Indonesia dan jenis musik lain juga ada. 

Stop musik dan lagu mulai sekarang!

Stop pensi-pensi yang berhubungan dengan musik dan lagu!

Stop panggung 17 an yang berhubungan dengan musik dan lagu!
Stop nyetel musik di kendaraan saat rekreasi/ngelencer bersama.
(hormati kuping orang lain yang nggak mau dengerin musik dan lagu)

Dah gitu aja. Jangan lupa, kasih tahu yang lain!


(Semoga suatu saat aku bisa nulis lanjutannya)