12 Agustus 2019

Peri Pengabul Impian


Peri Pengabul Impian
 
Ini adalah dunia tempat orang sering mempertanyakan apakah orang baik masih ada. Ini pinggiran kota, di mana orang sering mengatakan rasa bertetangga dan tolong-menolong telah musnah. Di sinilah Bu Yulia tinggal dan menebar kebaikan bagi sesama. Semua itu tak lain karena sebuah pertanyaan telah mengusik batinnya, “Mampukah aku menyelamatkan diri di akhirat nanti?”


Di sebalik rumahnya, Bu Lila sibuk menghitung uangnya sambil mempertanyakan hal yang berbeda. Mungkin dia memiliki hitungan maya di kepala, mengingat usianya kini yang sudah tak lagi muda. Dia sudah kepala tujuh. Kulitnya yang mengendur dan dihiasi keriput di sekujurnya semakin menegaskan ia harus segera kembali ke sana. “Mengapa tidak?” pikirnya. Sebelum lutut dan tulang-tulang ini semakin digerogoti penyakit khas wanita lanjut usia. Pun sebelum jasad ini berkalang tanah.

Peri Pengabul Impian

Jamaah Ahsanta Tours & Travel


Entah apa sebabnya keinginan ke Mekah itu kembali menyeruak. Tak heran sih, mengingat sepulang umroh atau haji para jamaah sering mengatakan hal yang sama, ingin menjejakkan kaki lagi ke Tanah Suci. Rupanya ibadah tersebut mengandung daya pikat yang hanya bisa dipahami oleh mereka yang pernah menjalaninya. Tetanggaku ini salah satunya. Walau sudah pernah berhaji sekali ia ingin bisa membaui aroma Kakbah lagi. Namun sayang, kali ini keinginan itu sulit untuk terwujud. Pasalnya, bisnisnya yang dulu lancar menghasilkan pundi-pundi mendadak tak laku lagi. Padahal, bisnis itu merupakan sumber penghidupannya pasca ditinggal Sang Suami menghadap Sang Pencipta. Alhasil, uang yang dimiliki belum mencukupi. 


Keajaiban muncul ketika suatu hari ia berbincang dengan Bu Yulia. Bak ketiban durian runtuh, wanita itu menggenapinya. Tak hanya dia, dua tetanggaku yang lain pun memperoleh rezeki serupa. Dia benar-benar laksana seorang peri pengabul impian. Tentu saja dia sendiri sudah pernah berhaji dan berumroh. Namun, bila orang lain memilih berhaji atau berumroh berkali-kali untuk dirinya sendiri, dia berbeda. Dia ingin tetangga-tetangganya bisa mencicipi juga. Istilahnya berbagi kebahagiaan. Dan itu bukan karena mereka bekerja padanya lalu mendapat hadiah. Bukan pula karena mereka bagian dari keluarga atau sanak saudara. Pemberian ini adalah tentang ukhuwah Islamiyah, tentang kebaikan seorang manusia.

Peri Pengabul Impian
Umroh reguler Ahsanta Tours & Travel

Tanpa menunggu waktu lama, begitu dia menggenapinya esoknya keempat orang itu langsung berangkat, tiga yang dibantunya tadi plus satu tetangga lain yang membayar sendiri. Bu Yulia mengurusi keberangkatan mereka sehingga mereka bisa berangkat bersama-sama.


Sayang Bu Lila dan Bu Yulia waktu itu belum mengenal Ahsanta Tours & Travel. Jika tahu, Bu Lila mungkin tak perlu pusing lagi soal biaya. Karena Ahsanta ini menawarkan berbagai paket umroh yang sesuai dengan semua daya beli masyarakat, baik itu kalangan bawah, menengah, maupun high class. Paket-paket tersebut merupakan paket yang termurah di kelasnya, tetapi tidak murahan. Bagaimana bisa murahan jika semua paketnya saja memberikan pelayanan berkualitas bintang 5. Biro haji dan umroh ini memberi bukti, bukan hanya janji. Ia bukan biro abal-abal. Legalitasnya sebagai penyelenggara Umrah dan Haji Plus telah diperoleh dari Departemen Agama sejak tahun 2003. Apalagi ia pernah mendapat ISO 9001:2015, yaitu sertifikat kualitas manajemen mutu berstandar internasional dari Bureau Veritas Perancis, sesuatu yang cukup untuk meyakinkan para jamaah bahwa mereka akan aman dan nyaman bersamanya.

Peri Pengabul Impian

Paket spesial dari Ahsanta Tours & Travel

 Tak hanya itu, Ahsanta memiliki program umroh berlima cukup bayar 4. Dengan paket ini keempat orang tadi bisa berangkat sekaligus termasuk Bu Yulia-nya, atau disedekahkan ke orang lain lagi jika Bu Yulia mau. Paket yang menarik, bukan? Tak heran bila paket tersebut menjadi best seller di sana.


Bila Anda berminat, Ahsanta Tours & Travel ini memiliki banyak perwakilan di berbagai belahan nusantara. Untuk lebih jelasnya Anda bisa mengunjungi websitenya langsung di www.ahsanta.com, lalu mencari perwakilan yang terdekat dari lokasi Anda.


Mau umroh sendiri atau menjadi peri pengabul mimpi seperti Bu Yulia, Ahsanta pilihannya. 



#beribuktibukanjanji 
#termurahdikelasnya 
#umrahamannyamanbersamaahsanta

23 Juni 2019

4 Jenis Sayur dan Buah Yang Dapat Memicu Gejala Alergi Pada Anak – Anak

4 Jenis Sayur dan Buah Yang Dapat Memicu Gejala Alergi Pada Anak – Anak
 Alergi
(Sumber: Agrodolce.it)

Gejala alergi yang muncul pada anak- anak sepertinya sudah menjadi hal yang biasa . Ini dikarenakan pada umumnya beberapa anak memiliki alergi pada suatu makanan atau minuman tertentu. Tapi bagaimana jika alergi pada anak ini terjadi karena buah dan juga sayur. Padahal seperti yang kita tahu peran sayur dan buah sangat penting untuk pertumbuhan anak-anak.

Fakta Gejala Alergi Yang Bisa Muncul Karena Produk Tanaman

Meski terdengar aneh, faktanya beberapa anak bisa mengalami alergi yang cukup parah karena mengonsumsi sayur dan juga buah. Hal ini tidak hanya berlaku pada buah dan sayur segar saja. Namun, juga berlaku pada semua produk olahan  yang mengandung sayur dan buah tertentu.

Apa saja buah dan sayur yang kemungkinan besar menyebabkan alergi pada anak- anak? Berikut ulasannya untuk anda.

1.       Buah Alpukat

4 Jenis Sayur dan Buah Yang Dapat Memicu Gejala Alergi Pada Anak – Anak
Alpukat
(Pixabay: tookapic)


Buah yang akrab dengan anak- anak ini,  sepertinya terdengar cukup mengejutkan jika bisa menyebabkan alergi. Karena seperti yang kita ketahui, buah alpukat adalah buah favorit anak-anak. Selain memiliki tekstur yang lembut, buah ini juga  menjadi salah satu pilihan  jus favorit anak- anak. Akan tetapi, siapa sangka buah alpokat dapat menyebabkan alergi lateks pada anak-anak. Atau alergi yang muncul karena sebuah protein yang bernama profillins.

Anak- anak yang kebetulan memiliki alergi pada buah alpukat dapat mengalami gejala tertentu saat mengonsumsinya. Seperti munculnya ruam merah, bengkak , sesak nafas, sakit tenggorokan dan rasa gatal pada mata. Beberapa juga mengalami luka pada bibir dan  juga mulut.
 

Dapat dipastikan bila anak memiliki  alergi pada alpukat. Mereka pun  dapat memiliki alergi yang sama pada buah tertentu. Seperti pada  melon, pir, ceri, kiwi ,pepaya, semangka, pisang, jeruk dan  juga tomat.

2.       Bayam


Bayam
(Pexels: Jacqueline Howell)

Sayur berwarna hijau ini disukai  selain karena rasanya yang enak. Kandungan vitamin pada bayam pun cukup tinggi. Terutama kandungan zat besi yang sangat baik untuk anak- anak. Tapi sayangnya pada beberapa anak, Bayam dapat memicu terjadinya histamine intoleransi. Histamin adalah senyawa yang berguna di dalam tubuh untuk melawan infeksi.

Tapi pada beberapa orang dan juga anak- anak yang mengalami intoleransi pada senyawa ini akan mengalami  gejala alergi yang cukup parah. Alergi pada histamin dapat menyebabkan ruam kulit,sakit dan kram pada lambung serta rasa tidak nyaman pada pencernaan. Untuk itu anda harus hati- hati pada sayuran yang satu ini. Jika anak anda kebetulan menunjukkan gejala diatas segera hentikan konsumsi bayam dan bawa anak anda ke dokter.


3.       Wortel

4 Jenis Sayur dan Buah Yang Dapat Memicu Gejala Alergi Pada Anak – Anak
Wortel
(Pexels: Mali Maeder)

Sayuran yang cukup populer dan  disukai anak- anak ini ternyata juga memiliki resiko menyebabkan alergi yang cukup serius . Alergi yang terjadi pada anak yang mengonsumsi wortel sama halnya pada orang yang mengalami alergi pada serbuk sari atau  yang biasa disebut Hay Fever. Jika anak yang memiliki alergi pada  wortel dan tanpa sengaja mengonsumsinya.

Mereka  dapat mengalami gejala berupa rasa gatal pada tenggorokan. Kemudian muncul Luka dan bengkak pada mulut, lidah, dan juga telinga. Anak dengan alergi sebetulnya masih dapat mengonsumsinya. Syaratnya adalah dengan mengolah wortel sampai  benar-benar matang,

4.       Kentang

4 Jenis Sayur dan Buah Yang Dapat Memicu Gejala Alergi Pada Anak – Anak
Kentang
(Pixabay: Couleur)

Sudah bukan rahasia lagi jika kentang adalah sayuran yang cukup disukai anak anak. Apalagi jika diolah menjadi French Fries. Anak- anak pasti sangat menyukai rasa gurih dan juga renyah dari kentang goreng. Tapi sayangnya tidak semua anak bisa menikmati renyahnya kentang goreng. Beberapa anak ada  yang  mengalami alergi pada kentang. Hal ini sebetulnya disebabkan oleh protein yang ada pada sayuran tersebut.

Gejala yang biasa muncul biasanya berupa ruam merah pada kulit, kesemutan dan bengkak pada mulut , bibir juga lidah, Kemudian pada tingkat yang cukup serius dapat menyebabkan diare dan juga muntah. Anak –anak yang diketahui memiliki alergi pada kentang sama halnya dengan mereka yang alergi pada kacang- kacangan dan produk makanan sejenis.

Itulah beberapa sayur dan juga buah yang dapat menyebabkan alergi pada anak- anak. Jika anda menemukan gejala serupa pada anak anda.Segera hubungi dokter untuk pengobatan pada gejala yang muncul.  Kemudian berkonsultasi pada dokter tentang jenis buah dan sayur yang boleh dikonsumsi dan tidak.




28 April 2019

5 Pertimbangan Penting Orangtua Memilih Pre-School yang Baik



Bercermin dari kasus perkosaan di Jakarta International School (JIS), pendidikan anak usia dini membutuhkan peran serta orangtua dan sekolah.

Kasus perkosaan terhadap sejumlah siswa TK di JIS terjadi sekitar 5 tahun lalu. Memalukan, perbuatan bejat tersebut terjadi di sebuah institusi pendidikan. Salah pihak sekolahkah atau orangtua? Mungkin lebih baik sama-sama instrospeksi diri. Karena yang dipertaruhkan di sini adalah masa depan anak, generasi penerus bangsa.

Anak pada usia dini masih sangat rentan dan lemah. Ia cenderung hanya bisa menerima apa-apa yang dipilihkan orangtuanya. Termasuk dalam pemilihan sekolah. Selain itu, ia juga masih kurang bisa membela diri dan memiliki ilmu pengetahuan yang terbatas. Jangan melihat sekolah hanya dari pembelajaran bahasa inggris atau label internasional. JIS menjadi bukti bahwa label internasional saja tidak cukup. 

Sebaiknya pertimbangkan 5 faktor berikut ini sebelum memilih pre-school:

1.    Keamanan

Di dalam memilih tempat prasekolah yang baik, faktor utama yang harus diperhatikan adalah keamanannya. Aman di sini mencakup aman dari kekerasan guru, pekerja di sekolah, murid lain, wali murid lain, orang-orang asing, permainan maupun media dan aktivitas pembelajaran, lalu lintas di sekitar, dan lain-lain. Termasuk kasus pedofilia, perundungan, dan tindakan kekerasan lainnya (abusive).  

 2.    Menyenangkan (nyaman) dan baik bagi mental anak

Usahakan sekolah tersebut memberikan kenyamanan, termasuk dalam hal bersosialisasi. Jika anak tidak nyaman, tentu akan tidak kerasan dan tidak mau/malas sekolah.

Hingga usia 7 tahun, otak kita berada dalam fase teta (kondisi hipnosis), yaitu kondisi saat pikiran bawah sadar dibentuk. Mengubah hal itu sangat sulit karena kita diprogram untuk kesadaran yang tidak kita pilih. Kita menjadi autopilot pada sekitar 95% waktu. Jika pada masa kecil kita mengalami pengasuhan atau pendidikan yang salah, kita akan menjadi tidak percaya diri. Sedangkan rendahnya percaya diri menyebabkan sifat materialistis, yang bisa berlangsung hingga dewasa. Temuan ini merupakan hasil penelitian dari dua psikolog, yaitu Lan Nguyen Chaplin dan Deborah Roedder John. Telah dibuktikan pula bahwa ketika kepercayaan diri partisipan meningkat, sifat matrenya menurun. Belum selesai sampai di situ, hasil penelitian dari Elizabeth Dunn dari Universitas Britis Columbia juga mengungkapkan bahwa di antara ciri orang yang matre adalah cenderung agak mementingkan diri sendiri sehingga menjadi tidak/kurang bahagia. Jadi, memenuhi faktor ke dua juga sangat penting bagi anak.

3. Mampu mengoptimalkan ilmu pengetahuan dan bakat anak

Setiap anak memiliki potensi tersendiri. Semakin awal potensi tersebut diketahui, semakin ia bisa dikembangkan lebih awal. Selain keahlian anak dapat lebih terasah, ilmu pengetahuannya juga dapat berkembang pesat. Sehingga, ia memiliki modal cukup untuk menuju ke jenjang pendidikan selanjutnya.

4.    Membantu mengembangkan rasa tanggung jawab, akhlak, dan kecakapan hidup

Kebiasaan-kebiasaan baik perlu dipupuk sejak kecil agar menjadi karakter. Misalnya, tidak semua anak mau merapikan mainannya setelah bermain. Juga, tidak semua orangtua mampu/mau mendidik anaknya agar bersedia melakukannya. Ada yang tidak bisa, ada juga yang tidak tega, ada pula yang menyerahkan sepenuhnya pada ART. Nah, pada sekolah yang tepat akan ada tenaga yang lebih terdidik atau terlatih di dalam mengatasi masalah-masalah semacam itu. 

5.    Dapat mencegah stunting/kerdil
Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Anak dengan stunting cenderung kurang/tidak cerdas serta mudah sakit. Bahkan, berisiko tinggi menderita diabetes, penyakit jantung dan pembuluh darah, kanker, stroke, dan kegemukan. Stunting hanya bisa dikoreksi hingga usia sekitar 2 tahun, tepatnya 1000 hari pertama kehidupan. Setelah 1000 hari pertama kehidupan terlampaui, akibat dari stunting tersebut akan bersifat permanen dan tidak bisa diperbaiki. Oleh karena itu, dua tahun pertama kehidupan merupakan periode sensitif yang menentukan kualitas hidup di masa mendatang. Periode ini disebut periode emas, periode kritis, atau disebut window of opportunity oleh bank Dunia.

Sekolahnya Sudah Baik, Lalu Apa Lagi?

Peran orangtua dalam memilihkan sekolah yang baik sudah dilakukan. Tetapi, jangan langsung pasrah sepenuhnya pada sekolah. Selama ini masih banyak orangtua yang sekadar mengantar jemput anaknya, atau lebih parahnya lagi hanya mengambil rapor. Anak menjadi kurang kasih sayang dari orangtua, kurang rasa kebersamaan dengan keluarga, dan jarang dipantau. Belum lagi jika tidak ada keteladanan di rumah dan apa-apa yang diajarkan di sekolah tidak bisa diterapkan di rumah. Ada lho orangtua seperti itu. Tidak semua orangtua suportif. Ada yang malah menentang kebijakan sekolah. 

Selain itu, hal yang juga sering dijumpai adalah kebiasaan orangtua di dalam membanding-bandingkan, melakukan kekerasan (abusive), hanya peduli pada rapor dan prestasi-prestasi tanpa mempedulikan perasaan anak, dan lain-lain. Hal-hal semacam ini sangat tidak baik dan tidak sinergis dengan apa yang diajarkan di sekolah (sekolah yang tepat tentunya). 

5 Pertimbangan Penting Orangtua Memilih Pre-School yang Baik
 
Pernah tidak Anda mendengar atau membaca kisah tentang seorang bocah berusia 6 tahun yang mengalami gangguan jiwa karena orangtuanya? Anak perempuan tersebut cantik, ibunya lulusan S2 dari universitas ternama. Tetapi, dia tertekan karena kebanyakan les. Selama dikunjungi oleh teman ibunya, ia terus memamerkan kepandaiannya akan pelajaran ini dan itu. Tak hanya itu, ia juga tak mau dekat dengan ibunya. Bahagiakah orangtuanya? Banggakah mereka? Saya menyebut orangtua semacam ini adalah orangtua yang “kejar tayang”. Hanya peduli tentang nilai, ujian, rapor, juara, les, dan semacamnya. Banyak sekali orangtua semacam ini di masyarakat. Pada rumah sakit jiwa tersebut masih ada lima anak kecil lainnya, tapi dia yang paling kecil, sisanya umur 12 tahunan karena broken home. Beritanya ada di sini.

Anak butuh diterima apa adanya, diterima bahwa dirinya tidak sempurna, diajarkan untuk mencintai diri sendiri (self love), dipercaya, diperbolehkan mencoba dan bereksplorasi, serta diperbolehkan kalah dan gagal. Tidak hanya boleh kalah dan gagal, tetapi diajarkan pula untuk bisa menyikapi kekalahan dan kegagalan dengan baik. Berubah itu sulit. Andaipun orangtua ingin anak berubah menjadi lebih baik, apreasiasilah perubahan itu walau sekecil apapun. Serta, jangan lupa, orangtua harus mendahului menjadi teladan. Itu akan lebih mudah bagi anak. Di sinilah peran keluarga yang sangat krusial di dalam pendidikan anak usia dini. Ajarkan segala hal baik padanya: mengucapkan maaf, tolong, dan terima kasih (sekaligus memaafkan, memberi bantuan, dan mampu menerima ucapan terima kasih dari orang lain dengan baik); bersyukur, bersabar, menyayangi, dan sebagainya. Tanyai mereka setiap sepulang sekolah, dengarkan cerita dan keluh kesahnya, perhatikan perasaannya, sering-seringlah memeluk dan menciumnya, serta hargailah kebaikan-kebaikannya. Kebaikan di sini lebih berupa akhlak baik, usaha, dan kesalehan. Tidak berupa pujian seperti “Kamu pintar sekali”, karena beda efeknya. 

Ketika orangtua tidak berfokus pada kebahagiaan dan perasaan anak itu sendiri, maka bisa terjadi trauma pada diri si anak. Trauma ini mempengaruhi kehidupan anak tersebut, bahkan bisa sampai menjadi trauma lintas generasi (trauma yang “menurun” hingga ke anak cucunya) atau terbawa sampai dewasa. Karena efek dari perilaku kekerasan (narcissist abusive) ini. Salah satu akibatnya adalah memiliki harga diri (self esteem) yang rendah.


Dan Lok, rahasia sukses nomer 1

Ada sebuah pernyataan menarik dari Dan Lok, seorang multi miliuner. Ia mengatakan, rahasia sukses nomer 1 adalah memiliki harga diri (self esteem) tinggi.  Nah, apa-apa yang saya sebutkan di atas sangat mendukung seseorang agar memiliki harga diri yang tinggi. Pada umumnya, para orangtua menginginkan anaknya sukses dan bahagia, bukan? Oleh karena itu, mulailah dengan lebih memperhatikan self esteem mereka. Pilihkan pre-school yang baik untuk mereka dan jadilah orangtua yang suportif.  

Dengan mengoptimalkan ikhtiar mudah-mudahan masa depan anak-anak kita menjadi semakin cemerlang.

20 Maret 2019

Menjadi Miliuner Akhirat dengan Latte Factor


Dengan Latte Factor Semua Orang Bisa Menjadi Miliuner Akhirat 

Menjadi Miliuner Akhirat dengan Latte Factor

Suatu hari, pada saat seminar kekayaan oleh David Bach berlangsung, seorang wanita bertanya. “Bagaimana saya bisa mengikuti saran Anda sementara saya tidak memiliki uang lebih untuk digunakan sebagai simpanan?” Lalu mulailah David Bach meneliti keseharian wanita tersebut. Diinterogasinya wanita itu dengan beberapa pertanyaan, hingga akhirnya ditemukanlah latte factor ini.

Yang dimaksud latte factor adalah kebiasaan wanita tersebut untuk mengkonsumsi latte pada waktu istirahat kerja. Kantornya memberlakukan dua kali istirahat, yaitu pada pukul sepuluh pagi dan pada jam makan siang. Pada saat minum latte tersebut biasanya ia juga membeli camilan. Dalam pandangan David Bach, keduanya adalah faktor pengeluaran yang bisa dipangkas. Apalagi, wanita itu sudah menjadikannya sebagai rutinitas. Jika kebiasaan tersebut dialihkan, maka ia bisa memiliki beberapa uang sebagai simpanan. Nah, uang untuk simpanan ini disisihkan secara rutin, sehingga dalam waktu sepuluh tahun misalnya, ia sudah mencapai jumlah yang berarti.

Di dalam buku The Automatic Millionaire, David Bach mengajarkan bahwa untuk menjadi kaya tidak dengan cara menambah pendapatan, tetapi dengan mengelolanya secara benar. Salah satu cara yang diajarkan adalah dengan latte factor tadi. Meskipun namanya latte, Anda bisa menggantinya dengan yang lain, rokok misalnya. Jadi, dengan berhenti merokok, uang rokok tadi dapat disimpan, sehingga akan menjadi sumber kekayaan Anda nantinya.

Semudah itu, dan akan semakin mudah jika yang akan Anda bangun adalah kekayaan atau kesejahteraan di akhirat. Tinggal diubah alokasinya saja, yang tadinya simpanannya untuk urusan dunia, sekarang untuk akhirat. Mengapa saya katakan mudah? Karena satu sedekah saja berpotensi untuk dilipatgandakan pahalanya hingga tujuh ratus kali lipat. 

Oh ya, latte factor ini tidak mensyaratkan jumlah uang yang banyak. Ia hanya membutuhkan istiqamah atau rutinitas di dalam pelaksanaannya. Penerapannya cukup mudah, Anda hanya harus menyisihkannya di awal, tidak di akhir. Inilah harta Anda yang sebenarnya, dan harus Anda perjuangkan. Untuk mengingatkan, harta kita yang sesungguhnya adalah apa yang kita makan kemudian habis, apa yang kita pakai kemudian usang/rusak, dan apa yang kita sedekahkan. 

Menjadi Miliuner Akhirat dengan Latte Factor

Jika Anda bukan penikmat latte atau kopi, lalu apa latte factor Anda? Pertama-tama, mulailah dengan mendefinisikan latte factor Anda. Periksa pengeluaran apa yang kira-kira bisa dipangkas. Mungkin Anda bisa berhenti merokok. Mungkin Anda bisa mengganti  makan siang Anda dengan membawa bekal sendiri dari rumah. Mungkin Anda bisa mengurangi atau mengganti camilan Anda dengan yang lebih murah. Mungkin Anda bisa mengurangi pergi makan-makan atau travelling dengan teman. Atau mungkin Anda bisa menghemat pengeluaran listrik dengan mengganti lampu rumah dengan lampu hemat energi. Selain itu, Anda juga bisa mengubah kebiasaan tidur dari yang tadinya tidur dengan lampu menyala menjadi tidur dengan lampu dimatikan. Bagi Anda yang tadinya naik kendaraan umum, bisa juga dengan mulai membeli motor dan naik motor sendiri. Banyak sekali cara yang bisa dilakukan. Meskipun pola-pola penghematan atau anggaran yang dipangkas mungkin berbeda-beda antara orang yang satu dengan lainnya, tidak apa-apa. Yang penting Anda bisa menyisihkan uang. Penghematan seribu rupiah per hari pun tidak apa-apa. Seadanya saja. Tapi ingat, tidak boleh diotak-atik untuk keperluan lain.

Menjadi Miliuner Akhirat dengan Latte Factor

Sekarang mari kita hitung. Andai Anda hanya bisa menyisihkan seribu rupiah per hari, maka dalam sebulan uang Anda sudah menjadi 30 ribu rupiah. Dalam setahun menjadi 360 ribu rupiah. Dalam 10 tahun akan menjadi 3,6 juta rupiah. Nah, misalkan Anda mendapat pahala dari Allah sebanyak 700 kali lipat, maka uang Anda di akhirat sudah menjadi 2.520.000.000. Sudah menjadi miliuner akhirat, bukan? 

Itu jika Anda hanya mampu menyisihkan 1000 rupiah per hari. Anda harus lebih bersemangat menambahnya jika mampu, karena itulah harta Anda yang sebenarnya. Selain itu, Anda juga harus meningkatkan keikhlasan agar pahala dari Allah bisa menjadi maksimal.
Untuk teknisnya, Anda bisa mendonasikan uang Anda tiap bulan misalnya. Jika per hari Anda mampu menyisihkan 1000 rupiah, maka tiap bulan Anda bisa menyumbang 30 ribu rupiah. 


Dompet Dhuafa, Tempat Amanah Penyalur Dana Sosial Anda

Menjadi Miliuner Akhirat dengan Latte Factor
Dompet Dhuafa membantu korban banjir dan tanah longsor di Gowa, Sulsel

Setelah mengenal latte factor, sekarang Anda telah mengetahui cara menghimpun kekayaan. Anda tentu tidak ingin bukan pemberian Anda jatuh ke tangan yang salah? Oleh karena itu, salurkan saja pada Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa adalah akun resmi lembaga sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana zakat, infak, sedekah dan wakaf. Yayasan Dompet Dhuafa Republika berdiri pada 4 September 1994. Kemudian pada 10 Oktober 2001, ia dikukuhkan sebagai Lembaga Zakat Nasional (Lembaga Amil Zakat) oleh Departemen Agama RI.




Menjadi Miliuner Akhirat dengan Latte Factor

 Jumlah penerima bantuan Dompet Dhuafa hingga Desember 2018


Peran Dompet Dhuafa sudah mencakup berbagai sektor. Bahkan, Indonesia dan dunia sudah merasakan manfaatnya. Lembaga ini tidak hanya membantu korban bencana alam, tetapi juga korban bencana kemanusiaan, membantu melestarikan lingkungan, memberdayakan para usahawan, dan sebagainya. Jadi, sudah tidak usah ragu untuk berdonasi di sini. 

Menjadi Miliuner Akhirat dengan Latte Factor
Dapur keliling Dompet Dhuafa untuk Palu, Donggala, dan Sigi

Selain itu, Dompet Dhuafa juga menyediakan berbagai kemudahan untuk berdonasi. Anda bisa menyalurkan donasi Anda melalui :
1. Kanal donasi online, yaitu melalui: donasi.dompetdhuafa.org
2.    Transfer bank
3.    Counter
4. Care visit (meninjau langsung lokasi program)
5.    Tanya jawab zakat
6.    Edukasi zakat
7.    Laporan donasi
8.    Go pay

Menjadi Miliuner Akhirat dengan Latte Factor

Menjadi Miliuner Akhirat dengan Latte Factor


Bagi yang tidak ingin repot atau takut lupa, Anda juga bisa langsung autodebet. Pokoknya, Dompet Dhuafa itu oke banget buat donatur. Sangat memanjakan donatur. Sedangkan bagi penerima, donasinya bisa sangat luas manfaatnya.

Bagaimana? Oke kan lembaga sosial kemanusiaan ini? Salurkan saja dana dari latte factor Anda ke sana. Insya Allah Anda tidak akan menyesal. 

Jangan takut berbagi! Berbagi tidak membuat miskin. Malahan, berbagi dapat membuat Anda berpotensi menjadi miliuner akhirat. 

Mari berlomba-lomba di dalam kebaikan dan takwa!



“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Jangan Takut Berbagi yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa”